#Ijul


Genap seminggu, sejak sahabat kami, sahabat kita semua, Azwar Zulkarnaen (Ijul) berpulang ke Rahmatullah.

Ijul adalah seorang pribadi yang berani, bersahaja, tenang, solider, dan penyayang. Kepribadian itulah yang kiranya menyebabkan kepulangannya yang mendadak terasa menyesakkan dan meninggalkan duka yang sangat dalam bagi mereka yang mengenalnya, bagi keluarga yang sanget mencintainya, khususnya istri dan dua anaknya; Meru dan Ranu.

Saya tidak bisa membayangkan, betapa berat rasa kehilangan itu. Semua ini terjadi di luar kuasa kita. “Kullu nafsin dzaiqatul maut, semua yang bernafas pasti akan mati”. Allah Ta’ala telah menetapkan garis takdir untuk Ijul yang harus kita yakini sebagai jalan yang terbaik.

Saya berdoa semoga Allah mengampuni seluruh dosa-dosamu, menerima seluruh amal-ibadahmu, melapangkan kuburmu, dan menempatkanmu di tempat yang terbaik.

Saya juga berdoa, semoga Allah mewariskan keberanianmu, kekuatanmu, kesahajaanmu, ketenanganmu, dan ketabahanmu, dan kelapangan hatimu, sikap penyayangmu, dan semua sifat-sifat baikmu kepada anak-anak dan istrimu, serta mereka yang mengagumimu.

Semoga mereka yang ditinggalkan senantiasa mendapatkan perlindungan dan kemudahan.

Sekali lagi, selamat jalan Ijul. Al-Fatihahku terkhusus untukmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s