Mangkel


Mereka yang tahu, justru bersikap tidak mau tahu. Itu yang bikin aku mangkel!

Hari ini aku mangkel berat. Pasalnya, seorang teman melakukan keteledoran dan sialnya aku yang harus menanggung resikonya. Kalau bukan karena ingin menjaga semangat dan tidak membiarkan kawan menanggung akibat dari keteledorannya sendiri, aku ga bakalan mau melakukan itu.

Yang bikin aku mangkel, meski sudah jelas-jelas teledor, tapi sikap teman-teman justru cenderung acuh. Cenderung menggampangkan sesuatu dan ada kesan kalau teman-teman menganggap semua dunia ini di dalam genggamannya. Padahal jelas-jelas masalahnya tidak gampang dan sudah jelas pula tidak akan sanggup. Tapi tetep keukeuh dan seolah aku tidak tahu.

Ini bukan kali pertama aku menanggung resiko dari kesalahan yang tidak aku lakukan. Sebelum ini, aku cukup mengerti dan bersedia menanggung resiko semacam ini karena aku tahu kadang kita melakukan suatu tindakan error karena kita memang tidak tahu bagaimana yang seharusnya. Tapi kalau sudah berkali-kali dan untuk kesalahan yang sudah pasti bisa diprediksi, rasanya kok kebangetan.

Hari ini, okelah, aku mau terima resiko ini. Tapi ini tidak lagi akan dibikin gratis kayak yang dulu-dulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s