Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Sejarah’ Category

Dalam dua bulan ini, ada beberapa berita yang mengulas tentang oknum. Mulai dari tukang pukul orang sembarangan, calo politik uang, penggemar miras dan tawuran, tukang cetak pita cukai dan uang palsu, sampai calon presiden dan wakil presiden.

Read Full Post »

Tribute untuk Widji Thukul

Wahyu Susilo menulis esai “Pemilu dan Puisi-Puisi Widji Thukul”. Esai tersebut dimuat Harian Kompas edisi 15 Februari 2009. Oleh Wahyu Susilo, esai tersebut diposting di Facebooknya dan mendapatkan komentar dari banyak kalangan. Saya termasuk orang yang memberikan komentar terhadap esai tersebut. Meski begitu, saya merasa belum puas dan perkenankan saya menuliskan ulang komentar tersebut dengan [...]

Read Full Post »

Tentang Rohingya

Dalam waktu hampir satu bulan ini kita menyaksikan kisah yang menyedihkan tentang “manusia perahu” sebutan bagi orang-orang Rohingya yang dipercaya berasal dari Myanmar dan Bangladesh. Kini, jumlahnya diperkirakan sudah mencapai sekitar 400 orang yang datang dalam dua gelombang dan kini ditempatkan di Pulau Weh, Propinsi NAD.

Read Full Post »

Lapindo

Saya membaca posting email yang dikirimkan salah seorang komisioner komnas HAM yang diforward oleh seseorang ke salah-satu milist yang saya ikuti. Saya tertegun saat membaca kabar bahwa pleno Komnas HAM belum bisa memberikan kesimpulan atas pelanggaran HAM Lapindo di Porong.

Read Full Post »

Jumat, 19 Desember 2008 | 00:43 WIB
Jakarta, Kompas – Menyambut peringatan Hari Migran Sedunia 18 Desember 2008, Institute for National and Democratic Studies (INDIES) meminta pemerintah meninjau ulang seluruh perjanjian bilateral di bidang perburuhan.

Read Full Post »

Kisah ke-1: Mbak Sri dan Eva

Siang-siang tempo hari, Mbak Sri–orang yang biasa membantu mencucikan bajuku–datang bicara ke aku. Dia cerita tentang anak perempuannya yang sekarang tinggal di Padan Sidempuan, Sumatera Utara.

Read Full Post »

Di mailist buruh-migran@yahoogroups.com terjadi diskusi menyikapi rencana pemerintah merevisi UU no. 39 tahun 2004. Diskusi ini cukup menarik, mengingat tidak sedikit kawan yang berharap agar revisi ini bisa membawa perbaikan dalam pengakuan dan perlindungan hak bagi buruh migran Indonesia.
Tapi, tunggu dulu…, kita masih harus cermat dan hati-hati dalam menyikapi usulan revisi tersebut.

Read Full Post »

Older Posts »