“Hari ini ujian terakhir, minggu depan bagi raport, habis itu liburan. Liburan? Liburan!
Archive for February, 2008
Liburan
Posted in Balada Aryo on February 29, 2008 | Leave a Comment »
Surat Pertama dari Nunik
Posted in Balada Aryo on February 29, 2008 | Leave a Comment »
Aryo tidak menyangka bila surat yang dikirimkannya ke Nunik minggu lalu ternyata dibalas. Siang itu, dia diberitahu Pak Karman kalau sudah datang surat dari Nunik untuknya.
Mangga Pak Karman
Posted in Balada Aryo on February 29, 2008 | Leave a Comment »
“Lariiii……!” Tiba-tiba Andi berteriak. Dia berlari tunggang langgang. Aku langsung meloncat turun dari pohon mangga yang dinaikinya dan ikut berlari. Sementara Aryo, yang sejak tadi menunggu di bawah pohon tampak kebingungan dan ikut berlari.
Aryo Anak Tukang Becak
Posted in Balada Aryo on February 29, 2008 | Leave a Comment »
Namanya Aryo, anaknya kurus, kulitnya agak hitam tapi bersih, dan rambutnya hitam, lurus, dan dicukur poni model penyanyi The Beatles. Dia anak baru kelas lima, baru masuk seminggu yang lalu. Menurutku, dia orangnya pendiam, padahal anak-anak kelas lima terkenal tukang bikin gaduh sekolahan. Kalau diperhatikan, orangnya lucu juga. Selalu pakai baju seragam agak longgar dengan [...]
Catatan Kusam (Alm) Gembel
Posted in Cerpen on February 29, 2008 | Leave a Comment »
Senja itu, di atas kardus bekas bungkus botol minuman, seorang lelaki tua duduk persis di bawah lampu jalan. Sebuah buku catatan yang kumalnya sekumal dirinya, dia keluarkan dari sebuah tas yang selalu dibawanya. Catatan itu dibukanya pelan. Lembar demi lembar dia sapih dengan hati-hati. Sepertinya dia sadar, satu sobekan pada kertas itu akan menjadi satu [...]
Tinah dan Pemberontakannya
Posted in Cerpen on February 29, 2008 | Leave a Comment »
“Selain dengan pemberontakan, tidak ada lagi harapan yang bisa dituai”
Kematian Seorang Pengarang
Posted in Cerpen on February 16, 2008 | Leave a Comment »
Ketidakpuasan pada kepuasan itulah yang selama ini memacu saya untuk mendapatkan yang lebih baik.
Pembaca yang budiman, kisah ini adalah karangan terbaru saya. Ya, sudah cukup lama saya tidak hadir mengisi kolom sastra di koran yang anda baca pagi ini. Saya harap, pembaca yang budiman bisa memberikan apresiasi atas karya saya kali ini.